Bidang Kajian Bioteknologi

Dalam buku ajar Bioteknologi Dasar yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Ahyar Ahmad (2014, Universitas Hasanudin, Makasar). Beliau menjelaskan bahwa bioteknologi dapat diklasifikasikan dalam 4 cabang ilmu, yaitu:

  1. Bioteknologi merah (red biotechnology) adalah cabang ilmu bioteknologi yang mempelajari aplikasi bioteknologi di bidang medis. Cakupannya meliputi seluruh spektrum pengobatan manusia, mulai dari tahap preventif, diagnosis, dan pengobatan. Contoh penerapannya adalah pemanfaatan organisme untuk menghasilkan obat dan vaksin, penggunaan sel induk untuk pengobatan regeneratif, serta terapi gen untuk mengobati penyakit genetik dengan cara menyisipkan atau menggantikan gen abnomal dengan gen yang normal.
  2. Bioteknologi putih/abu-abu (white/gray biotechnology) adalah bioteknologi yang diaplikasikan dalam industri seperti pengembangan dan produksi senyawa baru serta pembuatan sumber energi terbarukan. Dengan memanipulasi mikroorganisme seperti bakteri dan khamir/ragi, enzim-enzim juga organisme-organisme yang lebih baik telah tercipta untuk memudahkan proses produksi dan pengolahan limbah industri. Pelindian(bleaching) minyak dan mineral dari tanah untuk meningkatkan efisiensi pertambangan, dan pembuatan bir dengan khamir.
  3. Bioteknologi hijau (green biotechnology) mempelajari aplikasi bioteknologi dbidang pertanian dan peternakan. Di bidang pertanian, bioteknologi telah berperan dalam menghasilkan tanaman tahan hama, bahan pangan dengan kandungan gizlebih tinggi dan tanaman yang menghasilkan obat atau senyawa yang bermanfaaSementara itu, di bidang peternakan, binatang-binatang telah digunakan sebaga”bioreaktor” untuk menghasilkan produk penting contohnya kambing, sapi, domba, danayam telah digunakan sebagai penghasil antibodi-protein protektif yang membantu setubuh mengenali dan melawan senyawa asing (antigen).
  4. Bioteknologi biru (blue biotechnology) disebut juga bioteknologi akuatik/perairayang mengendalikan proses-proses yang terjadi di lingkungan akuatik. Salah satcontoh yang paling tua adalah akuakultura, menumbuhkan ikan bersirip atau kerangkerangan dalam kondisi terkontrol sebagai sumber makanan, (diperkirakan 30% ikanyang dikonsumsi di seluruh dunia dihasilkan oleh akuakultura). Perkembangabioteknologi akuatik termasuk rekayasa genetika untuk menghasilkan tiram tahapenyakit dan vaksin untuk melawan virus yang menyerang salmon dan ikan lainnyaContoh yang lain adalah salmon transgenik yang memiliki hormon pertumbuhan secarberlebihan sehingga menghasilkan tingkat pertumbuhan sangat tinggi dalam waktyang singkat.

 

Sumber referensi:

Ahmad, Ahyar. (2014). Bioteknologi Dasar. Makasar: Online Repository Unhas.

 

mobintakusuma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *