Tokoh Ilmuwan Bioteknologi

Perkembangan bioteknologi tidak dapat dipisahkan dari para ilmuwan yang mengkajinya. Berikut ini beberapa tokoh ilmuwan yang berperan penting terhadap perkembangan bioteknologi:

  1. Robert Hook (1665)

Robert Hook mrupakan ilmuwan Inggris yang dikenal sebagai penemu mikroskop cahaya majemuk yang digunakan pertama kali untuk mengamati sel-sel gabus.

 

 

 

  1. Antony van Leeuwenhoek (1675)

Van Leeuwenhoek merupakan ilmuwan Belanda yang menemukan “protozoa” – organisme bersel tunggal dan dia menyebutnya “hewan”. Dia juga meningkatkan mikroskop dan meletakkan dasar untuk mikrobiologi. Ia sering disebut sebagai ahli mikrobiologi pertama yang mempelajari serat otot, bakteri, spermatozoa, dan aliran darah dalam kapiler.

 

  1. Gregor Mendel (1863)

Gregor Mendel merupakan ilmuwan Austria yang melakukan percobaan genetika pertama menggunakan tanaman kacang di pertengahan tahun 1800-an. Hukum Segregasi dalam genetika merupakan teori yang ditemukan dalam percobaan tersebut. Gregor Mendel juga mendapat julukan sebagai bapak Genetika.

 

 

  1. Louis Pasteur (1870)

Louis Pasteur adalah seorang ahli biologi, mikrobiologi, dan kimiawan Prancis yang terkenal karena penemuannya tentang prinsip vaksinasi, fermentasi mikroba dan pasteurisasi. Dia merupakan ilmuwan yang mematahkan teori Generasi Spontan dan menemukan konsep sterilisasi yang menjadi dasar bioteknologi fermentasi. Dia mengurangi angka kematian akibat demam puerperal, dan menemukan vaksin pertama untuk rabies dan anthrax. Penemuan medisnya memberikan dukungan langsung untuk teori kuman penyakit dan aplikasinya dalam kedokteran klinis. Ia dianggap sebagai salah satu dari tiga pendiri bakteriologi, bersama dengan Ferdinand Cohn dan Robert Koch, dan dikenal sebagai “bapak mikrobiologi”

 

  1. James Watson & Francis Crick (1953)

James Watson merupakan seorang ahli biologi molekuler Amerika, ahli genetika dan ahli zoologi, paling dikenal sebagai salah satu penemu struktur DNA Rantai Ganda pada tahun 1953 bersama Francis Crick dan Rosalind Franklin dengan menggunakan poto X-ray.

 

 

  1. Paul Berg (1972)

Paul Berg merupakan Ilmuwan Universitas Stanford yang pertama kali mengembangkan teknologi DNA rekombinan, metode untuk memasukkan materi genetik dari satu organisme ke organisme lain. Teknik penyambungan gen ini merupakan langkah fundamental dalam pengembangan teknik genetika modern. Paul Berg dikenal sebagai Bapak Bioteknologi Modern karena telah berhasil menemukan teknik penyambungan gen atau dikenal dengan teknik rekombinasi DNA.

 

 

mobintakusuma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *